Panduan

Panduan website dan teknologi untuk pengurus yayasan dan LSM.

Panduan praktis membuat website yayasan, biaya dan domain, program teknologi gratis, donasi online, data relawan, serta digitalisasi untuk LSM dan komunitas sosial.

Jawaban singkat Ditinjau

Panduan Kode Nirlaba mana yang harus dibaca nirlaba Indonesia lebih dulu?

Jika ingin membuat website, mulai dari cara membuat website yayasan, lalu bandingkan biaya dan pilihan gratisnya. Untuk merapikan pekerjaan, baca panduan digitalisasi yayasan dan perbandingan aplikasi khusus dengan alat siap pakai. Panduan donasi online, pencatatan donasi, dan pelindungan data membantu menyiapkan sistem yang aman.

Mulai dari kebutuhan yang sedang dihadapi

Pilih jalur bacaan singkat, lalu tentukan bantuan yang perlu diajukan.

Masih ingin tahu tentang biaya atau cara mengajukan bantuan? Baca pertanyaan umum tentang bantuan Kode Nirlaba.

Membuat website yayasan

Langkah, biaya, domain, dan pilihan website gratis untuk organisasi sosial.

Bagaimana cara membuat website yayasan?

Tentukan tujuan dan pengunjung utama, susun halaman inti (profil dan legalitas, program, laporan, kegiatan, cara mendukung, dan kontak), daftarkan domain atas nama organisasi, lalu pilih cara membangun: pembuat website gratis, WordPress di hosting, atau bantuan pengembang. Setelah diuji di ponsel, daftarkan ke Google Search Console dan tetapkan siapa yang memperbarui isi setiap bulan.

Baca panduan: Cara Membuat Website Yayasan: 8 Langkah dan Halaman Wajib →

Di mana yayasan bisa mendapatkan website gratis?

Pilihan yang kami verifikasi per 25 September 2026 antara lain jasa pengembangan gratis dari Kode Nirlaba, hosting dan domain .or.id gratis dari program nonprofit DomaiNesia untuk yayasan terdaftar, hosting dan pembuatan website dari Aplikasia dengan kewajiban tautan balik, website gratis satu tahun dari Arpateam, serta pembuat website gratis seperti Google Sites. Bandingkan masa berlaku, kewajiban logo atau tautan, dan siapa pemilik domainnya.

Baca panduan: Website Gratis untuk Yayasan: Daftar Program dan Syaratnya →

Berapa biaya membuat website yayasan?

Biaya website yayasan terdiri dari domain, hosting, jasa pembuatan, dan pemeliharaan. Per 25 September 2026, domain .or.id tercantum sekitar Rp48.900–Rp60.000 per tahun dan paket hosting termurah sekitar Rp12.900–Rp19.900 per bulan pada harga promo. Paket jasa yang dipublikasikan agensi berkisar dari Rp390.000 hingga lebih dari Rp5 juta, umumnya dengan biaya perpanjangan tahunan. Kode Nirlaba tidak memungut biaya jasa pengembangan untuk proyek yang diterima.

Baca panduan: Biaya Membuat Website Yayasan: Rincian Komponen 2026 →

Apa syarat mendaftar domain .or.id?

Menurut Kebijakan Pendaftaran Nama Domain PANDI versi 10.0 yang berlaku sejak 29 Agustus 2025, domain .or.id dapat didaftarkan oleh organisasi sosial, kepemudaan, dan kemasyarakatan, perkumpulan, komunitas, serta himpunan yang beroperasi di Indonesia. Dokumennya akta notaris atau surat keterangan dari organisasi, ditambah identitas penanggung jawab seperti KTP-el. Pendaftaran melalui registrar terakreditasi PANDI, dengan harga sekitar Rp49.000–Rp60.000 per tahun.

Baca panduan: Domain .or.id untuk Yayasan: Syarat, Dokumen, dan Harga →

Aplikasi, data, dan donasi

Memilih sistem, mencatat donasi, dan melindungi data pribadi.

Bagaimana yayasan menerima donasi online dengan aman dan sah?

Yayasan dapat memakai platform penggalangan dana seperti Kitabisa, menampilkan QRIS atau rekening resmi organisasi di website, atau memakai payment gateway. Biayanya berbeda: Kitabisa mengenakan biaya operasional 5% ditambah biaya metode pembayaran, sedangkan Midtrans dan Mayar mencantumkan tarif QRIS 0,7%. Penggalangan uang dari masyarakat umum, termasuk melalui website, memerlukan izin Pengumpulan Uang atau Barang (PUB).

Baca panduan: Donasi Online untuk Yayasan: Pilihan, Biaya, dan Izin PUB →

Program teknologi gratis dan diskon

Program resmi untuk nonprofit serta cara memeriksa syaratnya.

Program teknologi gratis apa yang bisa didapat yayasan di Indonesia?

Organisasi nirlaba Indonesia yang berbadan hukum dapat mendaftar Google for Nonprofits (Google Workspace gratis dan Google Ad Grants hingga USD 10.000 per bulan untuk iklan pencarian), Canva Pro gratis untuk satu tim hingga 50 orang, Microsoft 365 Business Basic gratis hingga 300 pengguna, dan GitHub Team gratis. Verifikasi umumnya dilakukan pihak ketiga seperti Goodstack. Sekolah, universitas, rumah sakit, dan instansi pemerintah biasanya tidak memenuhi syarat.

Baca panduan: Program Teknologi Gratis untuk Yayasan dan LSM Indonesia →

Relawan, mahasiswa, dan kerja sama

Bekerja dengan relawan, proyek mahasiswa, dan mitra proyek.

Apa contoh proker KKN digital yang bermanfaat?

Proker KKN digital yang bermanfaat berangkat dari masalah nyata warga dan bisa dirawat setelah mahasiswa pulang. Contohnya: website profil komunitas atau lembaga desa, direktori UMKM, formulir pendaftaran kegiatan, pendataan inventaris perpustakaan atau posyandu, peta potensi wilayah, dan pelatihan keamanan akun. Pilih satu masalah, tunjuk pengelola dari warga, lalu serahkan akses akun dan panduan sebelum KKN berakhir.

Baca panduan: Ide Proker KKN Digital untuk Desa dan Komunitas →

Mencari halaman lain? Peta situs Kode Nirlaba memuat semua layanan, panduan, alat, dan kebijakan dalam satu daftar.