Program website gratis apa saja yang tersedia untuk yayasan?
Ada tiga jenis bantuan: jasa pembuatan gratis (Kode Nirlaba, Jasaweb CSR), paket hosting dan domain gratis untuk nonprofit (DomaiNesia, Aplikasia, Arpateam), dan pembuat website gratis (Google Sites, WordPress.com). Masing-masing punya syarat dokumen, batas waktu, atau kewajiban berbeda seperti di tabel berikut.
| Program | Yang gratis | Masa berlaku | Syarat utama | Kewajiban atau catatan |
|---|---|---|---|---|
| Kode Nirlaba | Jasa pemetaan kebutuhan, desain, pengembangan, dan pengujian | Selama proyek dan masa pendampingan yang disepakati | Organisasi sosial di Indonesia, termasuk yang belum berbadan hukum; ditinjau per proyek | Domain dan hosting dibahas terpisah dan milik organisasi |
| DomaiNesia untuk nonprofit | Hosting Nimbus One dan domain .or.id | Disebut "selamanya", ditinjau tiap tahun selama website aktif | Yayasan terdaftar (akta, SK pengesahan, NPWP); bidang kemanusiaan, pendidikan, atau lingkungan; bukan organisasi politik atau keagamaan | Memasang logo dan tautan DomaiNesia serta logo PANDI |
| Aplikasia | Hosting mulai 5 GB dan pembuatan website; .or.id gratis untuk yayasan berbadan hukum | Selama kegiatan sosial aktif | Badan hukum diutamakan; tidak untuk layanan komersial | Tautan balik ke aplikasia.id |
| Arpateam | Pembuatan website, hosting, domain, SSL, dan pemeliharaan | 1 tahun; perpanjangan paket yayasan Rp750.000/tahun | Surat permohonan, surat keterangan, KTP admin; kuota satu website gratis per bulan | Wajib memperbarui website minimal sebulan sekali |
| Jasaweb CSR | Pembuatan website | Tidak tercantum | Formulir meminta NPWP, NIB, dan akta notaris | Desain ditentukan Jasaweb; halaman program tampak tidak diperbarui sejak 2023 |
| Google Sites | Pembuat website | Tidak dibatasi | Akun Google | Domain sendiri dapat dihubungkan |
| WordPress.com Gratis | Website di subdomain wordpress.com | Tidak dibatasi | Akun WordPress.com | Menampilkan iklan; tanpa domain sendiri dan plugin |
Apa bedanya jasa gratis, hosting gratis, dan pembuat website gratis?
Jasa gratis berarti orang lain membangun website untuk Anda tanpa biaya jasa. Hosting gratis berarti tempat penyimpanan website tidak dibayar, tetapi Anda mungkin tetap perlu membangunnya. Pembuat website gratis menyediakan alat untuk membangun sendiri. Banyak program menggabungkan dua atau tiga hal ini dengan syarat tertentu.
Pertimbangkan siapa yang akan memperbarui isi setelah website jadi. Website yang dibuat pihak lain tetap perlu pengelola dari organisasi. Jika tidak ada yang bisa memperbarui isi, pembuat website sederhana yang mudah dipakai pengurus mungkin lebih tepat daripada sistem yang lengkap.
Syarat apa yang biasanya diminta program website gratis?
Program hosting nonprofit biasanya meminta akta pendirian, SK pengesahan badan hukum, NPWP organisasi, KTP pengurus, dan bukti kegiatan seperti laporan tahunan. Beberapa program membatasi bidang kegiatan, misalnya DomaiNesia mengecualikan organisasi politik dan keagamaan. Komunitas yang belum berbadan hukum lebih cocok memakai pembuat website gratis atau jasa yang menerima komunitas.
Siapkan dokumen dalam bentuk digital yang jelas sebelum mendaftar. Pastikan nama organisasi sama di semua dokumen dan di formulir pendaftaran. Kode Nirlaba tidak meminta dokumen legalitas untuk percakapan awal; ceritakan kegiatan dan siapa yang akan mengelola website.
Kewajiban apa yang perlu dicek sebelum mendaftar?
Periksa lima hal: masa berlaku gratis dan biaya setelahnya, kewajiban memasang logo atau tautan penyedia, atas nama siapa domain didaftarkan, apakah website dapat dipindahkan, dan siapa yang menentukan desain. Hal-hal ini menentukan biaya dan kendali organisasi dalam jangka panjang.
- Masa berlaku: gratis satu tahun berbeda jauh dengan gratis selama aktif. Arpateam, misalnya, menagih Rp750.000 per tahun untuk paket yayasan setelah tahun pertama.
- Logo dan tautan: DomaiNesia dan Aplikasia mewajibkan logo atau tautan balik di website Anda.
- Kepemilikan domain: pastikan domain terdaftar atas nama organisasi agar tidak hilang bila program berakhir.
- Pemindahan: tanyakan apakah file website dan data dapat diambil jika Anda pindah penyedia.
- Kewajiban aktif: beberapa program meninjau keaktifan website setiap tahun atau mewajibkan pembaruan berkala.
Bagaimana memilih program yang tepat?
Jika organisasi terdaftar dan hanya perlu hosting, program nonprofit seperti DomaiNesia bisa cocok. Jika belum ada yang bisa membangun website, pilih program yang menyertakan jasa pembuatan. Jika website perlu terhubung dengan pendaftaran relawan atau pencatatan donasi, pilih bantuan yang memetakan alur kerja, bukan hanya membuat halaman.
Untuk memperkirakan biaya setelah masa gratis berakhir, baca rincian biaya website yayasan. Untuk syarat domain organisasi, baca panduan domain .or.id. Organisasi berbadan hukum juga dapat memanfaatkan program teknologi gratis untuk nonprofit, termasuk Google Workspace dengan email di domain sendiri.
Bagaimana mengajukan website gratis ke Kode Nirlaba?
Isi formulir singkat di halaman kontak: ceritakan kegiatan organisasi, apa yang ingin dipermudah, dan siapa yang akan mengelola website. Tidak perlu proposal teknis. Kami meninjau kebutuhan dan kapasitas, lalu membalas dalam beberapa hari kerja. Jika cocok, ruang lingkup dan pendampingan disepakati sebelum mulai.
Kode Nirlaba paling membantu untuk website yang terhubung dengan pekerjaan nyata, seperti pendaftaran relawan, informasi program, atau laporan kegiatan. Untuk website profil yang sangat sederhana, kami mungkin menyarankan alat siap pakai agar pengurus bisa mengelolanya sendiri.
- Isi formulir pengajuan bantuan dalam bahasa Indonesia.
- Kami meninjau kebutuhan dan membalas dalam beberapa hari kerja.
- Jika cocok, ruang lingkup, jadwal, pemilik akun, dan masa pendampingan disepakati tertulis.
- Website dibangun, diuji bersama tim Anda, lalu diserahkan dengan panduan penggunaan.