Panduan

Program teknologi gratis dan diskon untuk yayasan serta LSM di Indonesia.

Diperbarui · Penulis: Kaiser Khan

Jawaban singkat Ditinjau

Program teknologi gratis apa yang bisa didapat yayasan di Indonesia?

Organisasi nirlaba Indonesia yang berbadan hukum dapat mendaftar Google for Nonprofits (Google Workspace gratis dan Google Ad Grants hingga USD 10.000 per bulan untuk iklan pencarian), Canva Pro gratis untuk satu tim hingga 50 orang, Microsoft 365 Business Basic gratis hingga 300 pengguna, dan GitHub Team gratis. Verifikasi umumnya dilakukan pihak ketiga seperti Goodstack. Sekolah, universitas, rumah sakit, dan instansi pemerintah biasanya tidak memenuhi syarat.

Apa syarat umum program teknologi untuk nonprofit?

Syarat yang paling sering diminta adalah status badan hukum nirlaba yang sah. Untuk Indonesia, Google dan Goodstack menerima yayasan atau perkumpulan yang disahkan sebagai badan hukum oleh kementerian yang membidangi hukum, serta organisasi kemasyarakatan yang terdaftar di Kementerian Dalam Negeri, gubernur, atau pemerintah daerah.

Siapkan dokumen legalitas sebelum mendaftar: akta pendirian, SK pengesahan badan hukum atau surat keterangan terdaftar, NPWP organisasi bila ada, alamat website, dan email dengan domain organisasi. Nama organisasi di formulir harus sama dengan nama di dokumen.

Komunitas yang belum berbadan hukum biasanya belum dapat mengikuti program-program ini. Namun, mereka tetap bisa memakai versi gratis umum dari banyak alat, dan tetap dapat mengajukan bantuan teknologi ke Kode Nirlaba.

  • Umumnya dikecualikan: instansi pemerintah, sekolah dan universitas, serta rumah sakit (lembaga filantropi yang terafiliasi kadang tetap memenuhi syarat untuk Google).
  • Beberapa program juga mengecualikan organisasi politik, asosiasi profesi, atau yayasan pemberi hibah. Periksa pedoman tiap program.

Sumber dan tanggal: Google for Nonprofits: kelayakan Indonesia (dicek) ; Goodstack: definisi nonprofit per negara (dicek)

Apa saja yang didapat dari Google for Nonprofits?

Google for Nonprofits memberi akses ke Google Workspace for Nonprofits tanpa biaya, Google Ad Grants, YouTube Nonprofit Program, serta kredit Google Maps Platform. Workspace for Nonprofits gratis dengan rapat hingga 150 peserta dan penyimpanan bersama 100 TB. Ketersediaan produk dapat berbeda per negara dan terlihat setelah akun disetujui.

Organisasi yang membutuhkan fitur lebih dapat memakai Business Standard dengan potongan harga, yaitu USD 3,50 per pengguna per bulan untuk paket tahunan menurut halaman resmi Google. YouTube Nonprofit Program memberi kartu tautan ke situs luar dan materi Creator Academy; fitur donasi YouTube Giving hanya untuk Amerika Serikat.

  1. Periksa kelayakan organisasi di halaman kelayakan Google for Nonprofits untuk Indonesia.
  2. Minta akun melalui google.com/nonprofits memakai akun Google organisasi.
  3. Tunggu verifikasi Goodstack. Google menyebut sebagian besar permintaan ditinjau dalam 3–5 hari kerja, dengan email dari verifications@mail.goodstack.org.
  4. Setelah disetujui, aktifkan produk yang dibutuhkan satu per satu.

Sumber dan tanggal: Google for Nonprofits (Indonesia) (dicek) ; Google Workspace for Nonprofits (dicek) ; Verifikasi Goodstack (dicek)

Bagaimana cara mendapatkan Google Ad Grants?

Google Ad Grants memberi hingga USD 10.000 per bulan untuk iklan teks di hasil pencarian Google. Syaratnya: akun Google for Nonprofits aktif, website dengan HTTPS di domain milik organisasi, isi website yang substansial dengan misi yang jelas, serta kepatuhan pada kebijakan akun seperti rasio klik minimal 5% dan pelacakan konversi.

Website adalah syarat utama. Google meminta domain milik organisasi (tidak harus .org), isi orisinal yang cukup, dan misi yang jelas. Karena itu, banyak organisasi perlu merapikan website terlebih dahulu. Baca cara membuat website yayasan jika website Anda belum siap.

  • Akun harus memiliki penargetan lokasi yang sesuai dan minimal dua sitelink.
  • Rasio klik (CTR) akun minimal 5% per bulan; tidak tercapai dua bulan berturut-turut dapat membuat akun ditangguhkan sementara.
  • Pelacakan konversi yang valid dengan minimal satu konversi per bulan.
  • Kata kunci satu kata (kecuali nama merek dan beberapa pengecualian) dan kata kunci terlalu umum tidak diizinkan.
  • Daftarkan Ad Grants dari akun Google for Nonprofits; jangan membuat akun Google Ads sendiri terlebih dahulu.

Sumber dan tanggal: Google Ad Grants (dicek) ; Kebijakan akun Ad Grants (dicek) ; Kebijakan website Ad Grants (dicek)

Apakah Microsoft 365 masih gratis untuk nonprofit?

Sebagian. Microsoft 365 Business Basic masih diberikan gratis hingga 300 pengguna. Hibah Business Premium dan Office 365 E1 telah dihentikan; lisensi yang ada berakhir pada perpanjangan berikutnya sejak 1 Juli 2025. Business Premium kini tersedia dengan harga diskon, dan Azure memberi kredit USD 2.000 per tahun.

Banyak artikel lama masih menyebut 10 lisensi Business Premium gratis atau kredit Azure USD 3.500. Informasi tersebut sudah tidak berlaku. Microsoft menyatakan penawarannya tersedia di lebih dari 200 negara, tetapi halaman resminya tidak menyebut Indonesia secara khusus. Periksa ketersediaan saat mendaftar.

Microsoft mengecualikan instansi pemerintah, sekolah dan universitas, organisasi politik, asosiasi profesi, dan beberapa jenis organisasi lain. Lisensi hibah hanya untuk staf berbayar dan pengurus eksekutif yang tidak dibayar. Pendaftaran dilakukan oleh karyawan atau relawan strategis organisasi, bukan penyedia TI luar.

Penawaran Microsoft untuk nonprofit, dicek 25 September 2026
ProdukPenawaranCatatan
Microsoft 365 Business BasicGratis hingga 300 penggunaHibah yang masih berlaku
Microsoft 365 Business StandardUSD 3,50/pengguna/bulanDiskon, paket tahunan
Microsoft 365 Business PremiumUSD 5,50/pengguna/bulanDiskon; hibah gratis dihentikan
AzureKredit USD 2.000/tahunSebelumnya USD 3.500

Sumber dan tanggal: Microsoft nonprofit plans and pricing (dicek) ; Microsoft for Nonprofits: pembaruan program (dicek) ; Kelayakan Microsoft untuk nonprofit (dicek)

Apakah yayasan bisa mendapat Canva Pro gratis?

Ya, jika memenuhi syarat. Canva untuk Organisasi Nirlaba memberi Canva Pro dan fitur tim secara gratis untuk satu tim hingga 50 pengguna. Organisasi harus terdaftar sebagai lembaga amal, independen dari pemerintah, dan tidak mencari keuntungan komersial. Verifikasi dilakukan melalui Goodstack.

Canva mengecualikan yayasan pemberi hibah (termasuk yayasan keluarga dan perusahaan), instansi pemerintah dan BUMN, rumah sakit umum, partai politik, sekolah, universitas, lembaga penelitian, serta usaha sosial. Sekolah diarahkan ke Canva Education. Tambahan pengguna di atas 50 orang mendapat potongan 50% untuk Canva Enterprise.

Sumber dan tanggal: Canva untuk Organisasi Nirlaba (dicek) ; Pedoman kelayakan Canva nirlaba (dicek)

Program apa lagi yang tersedia untuk nonprofit Indonesia?

TechSoup Indonesia menyediakan perangkat lunak donasi atau diskon dengan biaya administrasi. GitHub memberi GitHub Team gratis. Slack memberi paket Pro gratis hingga 250 anggota, Zoom memberi potongan 50%, dan Cloudflare Project Galileo melindungi organisasi masyarakat sipil yang berisiko diserang secara daring.

Setiap program punya daftar pengecualian sendiri. Slack, misalnya, mengecualikan organisasi keagamaan, sekolah, dan kelompok yang berupaya memengaruhi opini publik. TechSoup justru menerima organisasi keagamaan terdaftar. Baca pedoman kelayakan sebelum mengumpulkan dokumen.

Fitur donasi langsung di Facebook dan Instagram belum tersedia di Indonesia. Untuk menerima donasi, gunakan kanal resmi organisasi; lihat panduan donasi online untuk yayasan.

Program teknologi lain untuk nonprofit, dicek 25 September 2026
ProgramYang didapatCatatan kelayakan
TechSoup IndonesiaPerangkat lunak donasi/diskon dengan biaya administrasiNonprofit atau organisasi keagamaan terdaftar
GitHub for NonprofitsGitHub Team gratis atau diskon 25% Enterprise CloudNon-pemerintah, non-akademik, non-komersial, non-politik
Slack for NonprofitsPro gratis hingga 250 anggota; diskon 85% Business+Validasi melalui TechSoup; banyak pengecualian
ZoomDiskon 50% paket tahunan tertentuVerifikasi Goodstack; anggaran operasional maksimal USD 10 juta
Cloudflare Project GalileoPerlindungan website setara paket BusinessOrganisasi HAM, masyarakat sipil, jurnalisme, dan demokrasi yang berisiko diserang

Sumber dan tanggal: TechSoup Indonesia (dicek) ; GitHub for Nonprofits (dicek) ; Slack untuk nonprofit (dicek) ; Zoom nonprofit (dicek) ; Cloudflare Project Galileo (dicek) ; Meta untuk nonprofit (dicek)

Program mana yang sebaiknya didaftar lebih dulu?

Untuk kebanyakan yayasan, mulai dari Google for Nonprofits karena satu verifikasi membuka Workspace, Ad Grants, dan YouTube. Lalu daftarkan Canva jika tim sering membuat materi visual. Microsoft Business Basic berguna bila organisasi sudah memakai Word, Excel, atau Teams. Pilih berdasarkan pekerjaan yang benar-benar dilakukan tim.

Hindari mendaftar semua program sekaligus tanpa rencana pengelolaan. Setiap akun memerlukan admin, pembagian akses, dan pemutusan akses ketika pengurus berganti. Catat siapa pemilik setiap akun dan simpan kredensial di tempat yang aman.

Jika Anda ingin memakai alat-alat ini dalam alur kerja tertentu, misalnya pendaftaran relawan atau laporan donasi, baca panduan digitalisasi yayasan atau lihat layanan Kode Nirlaba.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Google for Nonprofits tersedia di Indonesia?

Ya. Google memiliki halaman kelayakan khusus Indonesia yang menerima yayasan dan perkumpulan berbadan hukum serta organisasi kemasyarakatan terdaftar. Verifikasi dilakukan oleh Goodstack.

Berapa nilai Google Ad Grants?

Hingga USD 10.000 per bulan untuk iklan pencarian di Google. Kredit ini hanya berlaku jika akun mematuhi kebijakan program, termasuk rasio klik minimal 5% dan pelacakan konversi.

Apakah komunitas yang belum berbadan hukum bisa ikut program ini?

Umumnya belum, karena program meminta bukti status badan hukum atau pendaftaran resmi. Komunitas tetap dapat memakai versi gratis umum dari alat-alat tersebut dan mengajukan bantuan ke Kode Nirlaba.

Apakah sekolah bisa mendaftar Google for Nonprofits?

Tidak. Google mengecualikan sekolah dan universitas, tetapi lembaga filantropi yang terafiliasi dapat memenuhi syarat. Sekolah dapat memeriksa program pendidikan dari masing-masing penyedia.

Apa yang sebaiknya dibaca selanjutnya?

Gunakan panduan terkait untuk menyiapkan langkah berikutnya. Jika masih ragu menentukan kebutuhan, ceritakan kendala organisasi kepada kami. Mulai dengan contoh alur kerja tanpa menyertakan data pribadi penerima manfaat.