Panduan

Digitalisasi yayasan dimulai dari pekerjaan yang ingin dipermudah.

Diperbarui · Penulis: Kaiser Khan

Jawaban singkat Ditinjau

Bagaimana yayasan mulai digitalisasi?

Mulailah dengan memetakan kegiatan, menata akun dan akses, menyepakati satu sumber catatan, lalu menguji perbaikan pada satu alur. Aplikasi baru dipilih jika memang diperlukan. Tujuannya agar informasi mudah ditemukan, pekerjaan dapat diteruskan, dan tim tidak berulang kali menyalin data.

Petakan pekerjaan dan pilih prioritas

Daftar kegiatan rutin serta orang yang menjalankannya. Pilih satu kendala yang berpengaruh pada pengguna, misalnya pendaftaran relawan tercecer, laporan sulit disusun, atau informasi program tidak diperbarui. Tentukan perubahan yang ingin dicapai.

Ajak pengurus dan pelaksana membahas alur yang sama. Orang yang mengerjakan pencatatan sehari-hari dapat menjelaskan hal yang tidak terlihat dari laporan akhir.

Tata akun dan tanggung jawab

Gunakan akun yang dapat dikelola secara berkelanjutan oleh organisasi. Email dengan domain organisasi dapat membantu identitas dan serah terima, tetapi kebutuhan serta biayanya tetap perlu dipertimbangkan. Tentukan pengelola utama dan prosedur pemulihan akun.

Hindari berbagi kata sandi melalui grup percakapan. Gunakan akses individual jika tersedia dan periksa kembali hak akses ketika peran anggota berubah.

Susun dokumen dan izin akses

Kelompokkan dokumen sesuai kegiatannya, misalnya operasional, keuangan, dan data layanan. Tentukan siapa yang boleh melihat, mengubah, mengunduh, serta menghapus. Tidak semua anggota memerlukan akses ke seluruh arsip.

Sepakati penamaan berkas dan lokasi penyimpanan. Uji apakah rekan pengganti dapat menemukan dokumen yang diperlukan tanpa membuka percakapan pribadi orang lain.

Gunakan satu sumber catatan

Pilih tempat untuk mencatat status yang menjadi rujukan tim. WhatsApp dapat tetap digunakan untuk koordinasi, sedangkan status pekerjaan dicatat di sistem yang sesuai. Jelaskan kapan dan oleh siapa catatan diperbarui.

Untuk alur sederhana, formulir yang terhubung ke spreadsheet mungkin cukup. Jika ada banyak tahapan persetujuan atau pembagian akses yang lebih rumit, bahas apakah alat yang ada masih memadai.

Uji dengan pengguna sebelum memperluas

Mulai dari satu program atau kelompok pengguna. Gunakan contoh data fiktif untuk mencoba formulir, akses, pencarian, dan laporan. Perbaiki langkah yang membingungkan sebelum menambahkan fitur lain.

Ukuran yang dapat dipakai antara lain waktu menyusun laporan, jumlah pengisian ulang, dan kemampuan petugas pengganti melanjutkan pekerjaan. Catat kondisi awal agar perubahan dapat dibandingkan.

Susun rencana empat minggu yang realistis

Sebagai contoh, minggu pertama dipakai untuk memahami kebutuhan dan akun; minggu kedua untuk struktur dokumen; minggu ketiga untuk menguji satu alur pencatatan; minggu keempat untuk evaluasi. Ini contoh urutan kerja, bukan tenggat wajib bagi semua organisasi.

Jika kapasitas terbatas, kerjakan dalam tahap yang lebih kecil. Pengembangan dapat menunggu sampai kebutuhan jelas, tetapi Anda boleh meminta masukan sejak awal. Lihat bantuan teknologi dan perbandingan pilihan aplikasi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah harus membeli aplikasi sebelum mulai?

Tidak. Penataan akun, dokumen, akses, dan proses dapat dimulai dengan alat yang tersedia. Pilih aplikasi berdasarkan kebutuhan serta kemampuan pengelola.

Bolehkah komunitas informal memakai panduan ini?

Boleh. Sesuaikan pembagian peran dan kebutuhan pencatatan dengan kegiatan komunitas. Penggerak sosial dapat menghubungi Kode Nirlaba untuk mendiskusikan kendala.

Apa yang sebaiknya dibaca selanjutnya?

Gunakan panduan terkait untuk menyiapkan langkah berikutnya. Jika masih ragu menentukan kebutuhan, ceritakan kendala organisasi kepada kami. Mulai dengan contoh alur kerja tanpa menyertakan data pribadi penerima manfaat.