Apa saja bagian laporan donasi yang perlu ada?
Mulailah dari pertanyaan donatur: berapa dana yang masuk, dipakai untuk apa, berapa sisanya, dan dari mana angkanya. Laporan yang menjawab keempat pertanyaan ini dengan sumber yang jelas lebih dipercaya daripada laporan panjang yang sulit dicocokkan.
| Bagian | Isi | Contoh |
|---|---|---|
| Identitas | Nama organisasi, program, periode, tanggal terbit | Program air bersih Dusun A, Oktober 2026 |
| Saldo awal | Sisa dana periode sebelumnya | Rp1.200.000 |
| Dana masuk | Jumlah per kanal: transfer, QRIS, platform, tunai | Transfer Rp4.000.000; QRIS Rp850.000 |
| Penggunaan | Per kategori atau kegiatan, dengan bukti | Pipa dan sambungan Rp1.750.000 |
| Biaya | Biaya platform, transfer, atau administrasi | Biaya platform Rp42.500 |
| Saldo akhir | Saldo awal + masuk − penggunaan − biaya | Rp4.257.500 |
| Sumber dan kontak | Buku kas, nota, laporan platform; siapa yang menjawab pertanyaan | Bendahara, email organisasi |
Bagaimana menyusun laporan dari buku kas?
Catat setiap transaksi dari mutasi rekening atau dasbor penyedia, tandai yang sudah diverifikasi, kelompokkan menurut program dan kategori, lalu cocokkan saldo akhir dengan saldo rekening. Minta orang kedua memeriksa sebelum laporan diterbitkan.
Gunakan template buku kas donasi untuk pencatatan harian dan template ringkasan laporan donasi untuk laporan publik. Keduanya gratis dalam format XLSX dan CSV.
- Catat transaksi berdasarkan mutasi rekening atau laporan platform, bukan hanya pesan konfirmasi donatur.
- Tandai transaksi yang sudah dicocokkan dengan rekening sebagai terverifikasi.
- Catat biaya platform dan biaya transfer sebagai baris tersendiri.
- Kelompokkan penggunaan dana menurut program dan kategori yang dijanjikan saat penggalangan.
- Cocokkan saldo akhir di laporan dengan saldo rekening pada tanggal yang sama.
- Minta pemeriksa kedua membaca laporan, lalu terbitkan dengan tanggal dan kontak.
Seberapa rinci laporan untuk publik?
Cukup rinci untuk dicocokkan, tetapi tidak membuka data pribadi. Ringkas penggunaan per kategori, sertakan bukti dalam bentuk yang aman, dan simpan rincian lengkap untuk pemeriksa atau donatur yang berhak. Nama donatur hanya ditampilkan jika mereka setuju.
Jangan memublikasikan nama, alamat, atau foto penerima manfaat tanpa izin, terutama anak. Foto nota boleh ditampilkan setelah informasi pribadi ditutup. Baca panduan UU PDP untuk LSM untuk prinsip pengelolaan data donatur dan penerima manfaat.
Laporan apa yang wajib untuk penggalangan dana berizin PUB?
Penyelenggara pengumpulan uang atau barang (PUB) wajib melaporkan penyelenggaraan dan penyalurannya. Permensos No. 8 Tahun 2021 sebagaimana diubah Permensos No. 8 Tahun 2024 meminta laporan paling lambat 30 hari setelah penyaluran, dan audit akuntan publik bila hasil pengumpulan lebih dari Rp500 juta.
Peraturan yang sama mengatur batas waktu penyaluran: paling lama satu tahun untuk pembangunan fisik dan tiga bulan untuk keperluan lain. Sejak perubahan 2024, pemohon juga menyatakan kesediaan memublikasikan profil organisasinya. Baca panduan galang dana bencana untuk langkah perizinan.
Apa yang perlu diperhatikan lembaga zakat dan wakaf?
Mengumpulkan zakat memerlukan izin sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ). LAZ dapat dibentuk oleh ormas Islam atau lembaga berbadan hukum seperti perkumpulan atau yayasan, dengan izin yang berlaku lima tahun. Pengelola wakaf (nazhir) wajib terdaftar pada Menteri Agama dan Badan Wakaf Indonesia. Catat zakat, infak, dan wakaf secara terpisah.
UU No. 23 Tahun 2011 melarang bertindak sebagai amil tanpa izin dan mengancamnya dengan pidana kurungan atau denda. Putusan Mahkamah Konstitusi 86/PUU-X/2012 dan PP No. 14 Tahun 2014 Pasal 66 memberi ruang bagi pengurus masjid atau musala serta tokoh masyarakat di wilayah yang belum terjangkau BAZNAS atau LAZ, dengan pemberitahuan tertulis kepada kepala KUA kecamatan.
Permenag No. 19 Tahun 2024 mengatur izin LAZ: tingkat nasional oleh Menteri, provinsi oleh Direktur Jenderal, dan kabupaten/kota oleh Kepala Kantor Wilayah, dengan syarat antara lain rekomendasi BAZNAS, pengawas syariat, serta audit syariat dan keuangan. Untuk wakaf uang, dana diterima melalui lembaga keuangan syariah yang ditunjuk sebagai LKS Penerima Wakaf Uang.
Kode Nirlaba dapat membantu sistem pencatatan dan laporan untuk lembaga yang sudah berizin. Kami tidak membangun fitur penerimaan pembayaran zakat atau wakaf.
Bagaimana jika ada kesalahan dalam laporan?
Terbitkan koreksi yang menjelaskan apa yang berubah, mengapa, dan tanggalnya. Jangan mengganti laporan lama secara diam-diam. Riwayat koreksi justru menunjukkan bahwa organisasi memeriksa angkanya sendiri.
Simpan arsip laporan per periode di satu halaman website, misalnya "Laporan" dengan daftar periode dari yang terbaru. Halaman donasi sebaiknya menautkan ke arsip ini. Jika Anda membutuhkan sistem pencatatan yang lebih rapi, Kode Nirlaba dapat membantu membangun sistem database donatur tanpa biaya jasa pengembangan untuk proyek yang diterima.